Kerajaan Mughal merupakan kelanjutan dari
kesultanan Delhi, sebab ia menandai puncak perjuangan panjang untuk membentuk
sebuah imperium India muslim yang didasarkan pada sebuah sintesa antara warisan
bangsa Persia dan bangsa India.
Sejak Islam masuk ke India pada masa Umayyah, yakni pada masa Khalifah al-Walid
I (705-715) melalui ekspedisi yang dipimpin oleh panglima Muhammad Ibn Qasim
tahun 711/712, peradaban Islam mulai tumbuh dan menyebar di anak benua
India.
Kemudian pasukan Ghaznawiyah dibawah pimpinan Sultan Mah¬mud mengembangkan
kedudukan Islam di wilayah ini dan berhasil menaklukkan seluruh kekuasaan Hindu
dan serta meng¬islamkan sebagian masyarakat India pada tahun 1020 M. Setelah
Gaznawi hancur muncullah beberapa dinasti kecil yang menguasai negeri India
ini, seperti Dinasti Khalji (1296¬1316 M.), Dinasti Tuglag (1320-1412), Dinasti
Sayyid (1414-1451), dan Dinasti Lodi (1451-1526).
Hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di
India. Jika pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya,
maka kerajaan ini justru bersinar dan berjaya. Keberadaan kerajaan ini dalam
periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya
mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah.
Kerajaan ini didirikan oleh Zahiruddin Babur, seorang keturunan Timur Lenk.
Ayahnya bernama Umar Mirza adalah penguasa Farghana, sedang ibunya keturunan
Jenghis Khan. Ayahnya bernama Umar Mirza, penguasa Ferghana. Menurut Abu Su'ud,
Timur Lenk pernah ke India pada tahun 1399, namun karena iklim yang tidak cocok
ia akhirnya meninggalkan India.
Babur bukanlah orang India. Syed Mahmudunnasir menulis, "Dia bukan orang
Mughal. Di dalam memoarnya dia menyebut dirinya orang Turki. Akan tetapi, cukup
aneh, dinasti yang didirikannya dikenal sebagai dinasti Mughal. Sebenarnya
Mughal menjadi sebutan umum bagi para petualang yang suka perang dari Persia di
Asia tengah, dan meskipun Timur (Timur Lenk-penulis) dan semua pengikutnya
menyumpahi nama itu sebagai nama musuhnya yang paling sengit, nasib merekalah
untuk dicap dengan nama itu, dan sekarang tampaknya terlambat untuk memperbaiki
kesalahan itu."
Ensiklopedia Islam bahakn menyebutkan “Mogul (Mughal-pen) didirikan oleh
seorang penjajah dari Asia Tengah, Muhammad Zahiruddin Babur dari etnis
Mongol.”
Dari pendapat di atas, sesuatu yang dapat disepakati bahwa Kerajaan Mughal
merupakan warisan kebesaran Timur Lenk, dan bukan warisan keturunan India yang
asli. Meskipun demikian, Dinasti Mughal telah memberi warna tersendiri bagi
peradaban orang-orang India yang sebelumnya identik dengan agama Hindu.
Selasa, 09 Juli 2013
Asal Usul Kerajaan Mughal India
19.58
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar