Mr Jacques Yves
Costeau adalah seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis
yang lahir pada 11 Juni 1910. Sepanjang hidupnya ia menghabiskan waktu dengan
menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film
dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia
melalui stasiun tv Discovery Channel.
Pada suatu hari
ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Costeau menemui
beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak
bercampur atau tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya.
Sehingga seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu
mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di
tengah-tengah lautan.
Sampai pada suatu
hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim dan menceritakan fenomena ganjil
itu kepadanya. Profesor tersebut lalu teringat ayat Alquran tentang bertemunya
dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan
Suez.
Ayat itu berbunyi:
“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara
keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing”.
Kemudian dibacakan
surat Al-Furqan ayat 53 : “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
(berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan
Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”
Terpesonalah Mr Costeau
mendengar ayat-ayat Alquran itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban
pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Costeau pun berkata
bahwa Alquran memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang
seluruh kandungannya mutlak benar. Tak lama, Mr Costeau memeluk Islam.
19.19
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar